Sinergi BPKH dan Muhammadiyah: Wujudkan Ekosistem Haji yang Ramah Lingkungan

banner 468x60

JAKARTA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) terus memperluas jangkauan edukasi dan sinergi lintas sektor guna mengoptimalkan tata kelola keuangan haji.

Kali ini, BPKH berkolaborasi dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar kegiatan “Sosialisasi dan Edukasi Pengelolaan Keuangan Haji dengan Mitra Perhajian” sekaligus peluncuran program strategis Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah di Hotel Gran Melia, Jakarta, Jumat (13/3)

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Acara yang dihadiri oleh 100 peserta ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran (awareness) masyarakat terhadap pengelolaan dana haji serta mendorong peningkatan jumlah pendaftar haji di Indonesia.

Inisiatif ini merupakan implementasi dari amanah UU No. 34 Tahun 2014, yang memberikan kewenangan bagi BPKH untuk bekerja sama dengan lembaga eksternal demi pengelolaan keuangan yang profesional.

Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander menegaskan bahwa kemitraan ini adalah bagian dari tanggung jawab institusi dalam menjaga amanah umat.

“Pengelolaan keuangan haji wajib dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. Fokus utama kami adalah memastikan dana ini dikelola untuk sebesar-besarnya kepentingan jemaah haji dan kemaslahatan umat Islam di Indonesia,” ujar Harry.

Sinergi “Green Hajj” dan Kelestarian Lingkungan

Selain fokus pada literasi finansial, kegiatan ini menandai langkah progresif dengan diluncurkannya Program Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah Tahun 2026. Salah satu terobosan utama yang diperkenalkan adalah inisiatif Green Hajj.

Ketua MLH PP Muhammadiyah menjelaskan bahwa kolaborasi ini membawa dimensi baru dalam penyelenggaraan ibadah haji yang lebih ramah lingkungan.

“Kami meluncurkan inisiatif Green Hajj untuk mengedukasi pengelolaan sampah dari hulu bersama BPKH. Ini adalah langkah konkret menjaga bumi melalui instrumen keagamaan,” ungkap Azrul.

Dukungan serupa disampaikan oleh Ketua PP Muhammadiyah Buya Anwar Abbas. Beliau menekankan bahwa diskusi dan literasi keuangan haji sangat krusial untuk memberikan pemahaman yang tepat kepada calon jemaah, sekaligus memperkuat ekosistem perhajian nasional.

Rangkaian acara ini juga mencakup beberapa agenda strategis, di antaranya:

* Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara MLH PP Muhammadiyah dengan Kementerian Lingkungan Hidup.

* Peluncuran Program Berkelanjutan: Muhammadiyah Green Movement 2026, Program Edu Forest, dan Muhammadiyah Green Ecosystem.

* Diskusi Ekosistem Perhajian: Sesi dialog bersama mitra perbankan untuk memperkuat layanan keuangan bagi jemaah.

Melalui kolaborasi ini, BPKH membuktikan komitmennya untuk memberikan nilai tambah (value added) bagi umat, tidak hanya dari aspek finansial tetapi juga kontribusi nyata terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *